Antoni,
pagi buta sudah bangun dan mulai menyiapkan untuk memeluk apa yang ia cintai.
Umumnya, untuk yang lain, akan memeluk apa yang dicintai saat terlelap malam.
Tapi Antoni beda, ia masih lajang dan satu-satunya yang ia cintai adalah bahan
hasil olahan tebu, gula pasir. Semut mana yang tidak doyan gula. Semua suka,
tapi ada karakter unik oleh Antoni pada yang ia cintai. Pada kristal gula pasir
ini.
Tak
lupa ia melakukan rutinitas sembah sujud pada sang penciptanya, juga pencipta
yang ia cintai. Pada rutinitas tersebut selalu tak tertinggal ia mengucap rasa
syukur kepada sang hyang karena telah menciptakan sang kekasih dambaan. Gula.
Setelah melakukan sembah sujud,ia olahraga kecil, supaya tak kram bila nanti ia
menikmati kekasihnya.