Minggu sekitar pukul tigapuluhan menit
sebelum sholat asar kira-kira. Bersama tiga kawan aku masuk ke kedai kopi yang
kata beberapa rekan sekantor cukup cozy penampilan dan sajian kopinya. “silakan
duduk bapak” sapa pelayan kedai yang pingin langsung ku koreksi, serasa
langsung mau ngebales “mas saja mbak, belum punya anak kok” tapi mulut ada yang
mengunci, jadi tak sampai terucap ke pelayan yang barusan mempersilahkan duduk
dengan buku menu yang ia berikan dengan sopan. Mungkin kami adalah pelanggan
hari itu yang kesekian puluh, jadi kira-kira pelayan melakukan hal yang sama,
kata sapaan-senyum dan gerak tangan yang sama juga kepada para pengunjung
lainya.
Selasa, 28 Januari 2014
Senin, 30 Desember 2013
Seruni
Suara
“bip bip bip” dari ponsel pintar dalam saku baju sisi kiri berbunyi. Ternyata
telfon dari seorang pekerja di nursery tempat saya penelitian dimasa mahasiswa
dulu. “Halo… Apa kabar Pak?” sambut ia dari sebrang dengan ramah, dari beberapa
percakapan ia memberi kabar bahwa sekarang sudah pindah kerja. Berbekal ijazah
SMK Pertanian dari salah satu kota di jawa bagian timur, ia merantau menjadi
tenaga kerja di nurseri, dan kini ia sudah alih keahlian. Menjadi driver Dump Truck pada perusahaan
batubara di kabupaten Berau adalah yang ia pilih, demi penghidupan anak istri
yang lebih baik.
Selasa, 26 November 2013
Puncak Sikunir
Pukul
dua kosong-kosong, waktu dimana ayam jago juga belum berkokok. Sebagian orang
sudah mulai bangun dari istirahat malamnya. Lengan baju yang dilipat sampai
atas siku, lalu melakukan basuhan awal dan sampai basuhan terakhir pada kaki,
untuk mensucikan dan untuk bersujud. Ada juga yang menurunkan hasil pertanian
di trotoar depan pasar, memanggul karung berisi jagung atau mendorong gerobak
bermuatan tomat dalam zak. Tapi tak sedikit juga yang baru memulai tidurnya,
setelah bercengkerama dengan keluarga yang terlalu larut, maklum tuntutan
pekerjaan kadang memaksa orang tua harus memulai dengan telat, termasuk juga
dengan buah hatinya.
Sabtu, 19 Oktober 2013
Benguk
![]() |
| Dari dalam |
Bila
anda sedang bertamu di ruangan Pak Bob, mungkin karena keperluan pembuatan
Simper atau berkonsultasi dengan beliau tentang safety, atau berunding-tegang
tentang reklamasi, atau mungkin sekadar bergurau di ruang beliau dengan
membicarakan harga kedele dan harga batubara yang berkolerasi negative,
sempatkanlah untuk mengerlingkan mata mengarah ke luar melalui jendela. Suatu
bentuk lanskap yang sederhana dengan saung di atasnya. Padu padan rambatan
tanaman dan saung di atas tebing memberikan nuansa segar tersendiri di ruangan
itu, mungkin itulah sebabnya Si Empunya ruangan selalu membiarkan ac mati dan jendela terbuka bebas.
Segarr…
Selasa, 15 Oktober 2013
14 yang ke 7
Manisnya
seperti kamu. yang ke tujuh untuk tanggal empat belas. Pas seperti tatanan yang
kamu pernah katakan “aku suka angka tujuh dan empat belas adalah angka
penyempurna”. Di tambah lagi, malam ini adalah malam dimana setiap pemegang
tauhid islam bertasbih, bertahmid dan bertahlil.
Langganan:
Postingan (Atom)
